ABRASI SEMANGKIN MENJADI

Tanah Merah
Dese Tanah Merah Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau Tanggal 1 Februari 2021

Hujan dan Ombak besar Perparah Abrasi Di Desa Tanah Merah,Desa Tanah merah kecamatan rangsang pesisir kabupaten kepulauan meranti propinsi riau secara geografis wilayah dataran dan Kepulauan yang berbatasan langsung dengan Nengara tetangga (Malaysia) dan terletak di sebelah selatan selat Melaka , sumber mata pencarian masyarakat Nelayan. Permasalahan di Desa Tanah Merah ketika musim angin utara setiap tahunnya angin kencang dan ombak besar melanda Desa yang mengakibatkan Abrasi Pantai 10-20M pertahun, dan ini sudah terjadi puluhan Tahun yang lalu.Sehingga daratan yang terkikis oleh ombak di perkirakan mencapai +_800 Meter X 6000 Meter sejak beberapa tahun yang lalu.Ini sangat merugikan dan meresahkan penduduk, Bukan hanya itu dengan adanya abrasi ini juga merugikan NKRI Karna luas wilayah semankin hari semankin berkurang karana pulau ini berbatasan denagan negara Malaysia oleh karena itu Masyarakat Desa Tanah Merah sangat berharap pemerintah untuk menbangun sarana dan prasarana Berupa Turap pemecah ombak atau Jenis Penagkal Abrasi Lainya.

Apalagi pada musim -musim seperti ini tidak sedikit perkebunan kelapa warga yang hanyut kelaut ,ada yang menagis ,bahkan frustasi,Karena setiap tahun 10-20 meter perkebunan kelapa yang hanyut kelaut dikali dengan panjag pesisir pantai 6000 m sudah berap ratus hektar kerugian masyarakat desa ini,Bukan hanya itu disebalik kerugian masyarakat juga ada kerugian negara ,bagaimana tidak seperti yang sudah di ungkapkan dibeberapa media,Desa tanah merah merupakan pulau terluar yang berhadapan langsung dengan Negara jiran Malaysia ,secara garis teritorial perbatasan suatu negara ,dengan adanya abrasi ini menguntungkan bagi negara jiran kita karana bisa memperluas wilayah laut mereka.

banyak lagi yang dikawatirkan Masyarakat,bisa jadi Desa Tanah merah ini tingal nama,Pada dasarnya hal ini mengambarkan keadaan nyata sebenarnya karana abrasi sudah sampai kepemukiman warga ,dimana pemukiman ini ada sekolah,ada kantor desa ,dan fasilitas Umum lainya, di prediksikan 5 tahun kedepan kantor Kepala desa yang saat ini hanya tingal beberapa ratus meter dari bibir pantai akan hilang begitu juga sarana pendidikan SD.N 14 Desa Tanah Merah.

Menurut Kepala Desa Tanah Merah ia terus berupaya untuk meminta bantuan kepada Pemerintah agar abrasi yang ada di desa Tanah Merah Ini cepat teratasi,Alhamdulilah untuk tahun Anggaran 2017 dan 2018 kita sudah mendap bantuan batu pemecah ombak dari Pemerintah Propinsi Riau..

Masyarakat Desa Tanah Merah Menyimpan Harapan Yang Besar Kepada Pemerintah untuk memberikan bantuan mengatasi abrasi ini Melalui Pemerintahan desa Kepala Desa Tanah Merah Rusli Mengungapkan dia akan terus berupaya mencari bantuan kepada pemerintah untuk mengatasi abrasai yang ada didesanya.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentar & Saran Anda :