INI SALAH SATU POTENSI HASIL LAUT DI DESA KAMI

tanahmerah 28 Oktober 2018

Desa Tanah Merah sebagai Desa perbatasan terluar yang langsung berhadapan dengan Selat Malaka memiliki sumber daya alam yang melimpah, diantara nya di bidang kelautan dan perikanan. Setiap hari hasil laut di Desa Tanah Merah bisa mencapai beratus  kilogram, hasil laut itu diantaranya seperti ikan,Udang, kerang, lokan, rama-rama, kepiting, dan lain sebagainya.

Jpeg

Oleh karena itu di Desa Tanah Merah, nelayan menjadi salah satu sumber potensi  pendapatan dan penghasilan bagi masyarakat. Dikarenakan hal tersebut maka sebagian besar penduduk di Desa Tanah Merah berprofesi sebagai nelayan untuk kegiatan sehari-harinya, terutama ada di satu Dusun di Desa Tanah Merah yang 97% penduduknya sebagai nelayan dan akhirnya Dusun tersebut di beri nama Dusun Parit Nelayan.

Bukan tanpa sebab nelayan di jadikan potensi terbesar kedua di Desa Tanah Merah, karena hasil laut tersebut banyak di pasarkan ke luar negeri diantaranya negara Malaysia, karena lebih dekat, mudah, dan murah biaya transportasinya dari pada ke kabupaten atau provinsi. Selain itu hasil laut tersebut di olah menjadi makan seperti kerupuk udang, udang fresto, peyek udang, dan sebagainya

Sebenarnya masih banyak hal yang bisa di olah dari hasil laut tersebut, tetapi dikarena pengetahuan dan kemampuan masyarakat desa yang terbatas, sehingga mereka hanya mampu mengolah hasil laut tersebut menjadi makanan yang tadi saja.

Tetapi disisi lain masyarakat akan mengalami masa paceklik bila musin angin tiba, karena mereka tidak akan bisa melaut di sebabkan angin kencang dan gelombang besar. Hal ini bisa sampai berbulan bulan, sehingga masyarakat terpaksa harus menganggur karena mereka hanya mempunyai kemampuan untuk bekerja di bidang lain, bagi mereka yang punya kemampuan lain mereka bisa berkebun, atau menjadi tukang bangunan serta menjadi kuli angkut.

Harapan mereka ke depan agar bisa lebih baik, mereka mengharapkan adanya bimbingan teknik tentang pengolahan hasil laut, pemasaran hasil laut, serta bimbingan di bidang lainnya agar ketika tidak bisa melaut, mereka masih bisa mendapatkan penghasilan dari pekerjaan lainnya selain nelayan..

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.