Masyarakat Berharap Ada Solusi dari Pemerintah Agar Harga Kelapa Bisa Stabil

Desa Tanah Merah Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti,Desa Tanah Merah adalah salah satu desa yang Masyarakat nya berpenghasilan Nelayan dan Perkebunan Kelapa Hampir 75 % Masyarakat desa Tanah Merah bergantung hidup dari hasil Perekbunan Kelapa,Terutama Masyarakat Dusun Tanjung sari yang mana perkebunan Kelapa satu-satunya mata Pencaharian mereka.

Kalau sudah berbicara masalah bergantung hidup banyak hal yang akan terjadi ,Seperti yang diungkapkan salah seorang Remaja desa Tanah Merah yang juga Mahasiswa disalah satu perguruan Tinggi yang ada di ibu kota kabupaten kepulauan meranti,seperti yang tertuang di akun facebuknya ..hal ini akan berdampak pada putus kuliah.

Menurut cerita Bapak …..yang tidak mau disebutkan namanya yang saat ini sedang memanen kelapa semalam sore iya menerima informasi bahwa kelapa di stop dulu jangan dipanen karena ada kemungkinan Harga kelapa akan turun menjadi 500 ,hal ini menjadi kebingungan bagaimana tidak kalau tidak dipanen darimana sumber pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup,sedangkan ada sebagian masyarakat khusnya didusun tanjung sari perkebunan kelapa merupakan penghasilan satu-satunya untuk menopang biaya kehidupan sehari-hari.

Sulit dan Susahnya menjual Kelapa Menjadi faktor penyebab menurunnya harga Kelapa,Sudah Hampir 4 Bulan Terakhir Harga kelapa diwilayah kecamatan Rangsang Pesisir terutama Desa Tanah Merah ini terus mengalami penurunan ,menurut cerita Salah Seorang Penampung Kelapa,Menurunya harga kelapa ini dikarenakan terlalu banyaknya Kelapa yang di jual Ke Penampung dimalaysia sehinga,Saat kita menjual kelapa yang kita bawa dari Tanah Merah ini Kemalaysia ini harus mengalami antrian panjang saat membongkarnya,paling cepat antrianya dua Minggu bahkan lebih.

Untuk itu masyarakat desa Tanah Merah berharap ada solusi dari pemerintah untuk mengatasi hal ini,Sebatas Informasi hagra kelapa hari ini sudah turun hampir 60% disaat normal bisanya harga kelapa 1800 per kg dan disaat naik sampai dengan 2200 namun sekarang hanya tingal Rp 700 per kg harga berpariasi tergantung penampung ada yang 700 ada yang 800.

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentar & Saran Anda :