ABRASI TERUS MENGINTAI TANAH MERAH

tanahmerah_kepulauanmeranti.desa.id

HINGGA HARI INI ABRASI TERUS MENGINTAI Desa Tanah Merah Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti Propinsi Riau, secara geografis wilayah dataran dan Kepulauan yang berbatasan langsung dengan Nengara tetangga (Malaysia) dan terletak di sebelah selatan selat Melaka , sebagai desa yang berada di daerah kepulauan,  sumber mata pencarian masyarakat Nelayan dan Petani,Permasalahan di Desa Tanah Merah ketika musim angin utara setiap tahunnya angin kencang dan ombak besar yang mengakibatkan Abrasi Pantai.Abrasi Pantai desa Tanah Merah ini  bukan sekadar Abrasi Tapi Masyarakat Desa Tanah Merah Menganggap ini merupakan bencana Alam Secara Berkepanjangan Bagai Mana Tidaknya Banyak yang sudah hanyut kelaut dimakan oleh abrasi.

Untuk kerugian Pihak Desa coba merincikan kerugian dalam kuru Waktu satu Tahaun dengan rincian sebagai berikut:

RINCIAN KERUGIAN

MASYARAKAT DESA TANAH MERAH AKIBAT ABRASI

DALAM 1 TAHUN

 

KERUGIAN YANG DIALAMI MASYARAKAT PERTAHUN

 

    1. Satu tahun lebih kurang 40 meter tanah jatuh kelaut terkikis oleh abrasi dengan panjang pesisir pantai 6000 m jadi dapat dijabarkan sebagai berikut :
    2. Perkebunan kelapa 4000 m disepanjang bibir pantai yang setiap harinya jatuh kelaut dengan perkiraan 40 meter per tahun jadi 40 m x 4000 m = 160.000 m dijadikan dalam hektar 160.000 : 000 = 16 hektar pertahun perkebunan tersebut jatuh kelaut dengan perhitungan kerugian sebagai berikut :
    3. Kerugian penghasilan 1 ha perkebunan kelapa menghasilkan 4000 biji buah kelapa 1 biji buah kelapa rata rata Rp. 1.500 jadi jika dikakulasikan 16 ha x 4000 biji kelapa = 000 biji kelapa x 1.500 per biji = Rp 96.000.000 x 12 = 1.152.000.000
    4. Harga kebun kelapa 1 ha dihargakan Rp. 6000.000 jika dikalikan dengan 16 ha yang jatuh kelaut = Rp. 960.000.000
    5. Perkebunan Kopi 2000 m yang terkikis oleh abrasi per tahun mencapai 20 m jika di kakulasikan 2000 m x 20 m = 40.000 m dijadikan dalam hektar 40.000 : 000 = 4 ha perkebunan kopi yang terkikis oleh abrasi dengan perhitungan kerugian sebagai berikut :
    6. Kerugian penghasilan kopi 1 ha perkebunan kopi dapat menghasilkan kopi liberika 4 ton jika dikakulasikan 4 ha x 4 ton = 16 ton dengan harga per kg rata – rata 2.500 per kg jika di kakulasikan 16.000 kg x 2.500 = 000.000 per bulan x 12 bulan = 40.000.000
    7. Kerugian tanah perkebunan kopi 1 ha dihargakan 30.000.000 x 4 ha = 000.000
    8. Pemukiman masyarakat ada bekisar 33 buah rumah yang sudah tidak jauh dari lokasi abrasi dan ada juga yang sudah jatuh kelaut, yang hampir jatuh kelaut. Jika di hargakan kerugian yang akan di alami masyarakat untuk memindahkan rumah 1 buah rumah membutuhkan biaya 20.000.000 x 33 KK = 000.000
    9. Rumah ibadah ( Klenteng ) permanen ada 2 unit yang berada di bibir pantai dan di atas pantai jika di pindahkan membutuhkan biaya 500.000.000 per unit x 2 = 1.000.000.000

%