Hasil Tangkap Nelayan Tradisional Merosot

Jpeg

Tanah Merah Kepulauan Meranti,25 Februari 2018

Nelayan Dusun Tanjung Sari ( Rangsang ) Desa Tanah Merah Kecamatan Rangsang Pesisir Harus menerima dengan ikhlas ( Apa adanya ) hal ini lain tak bukan adalah mengenai hasil tangkapan yang kurang memadai,Sudah beberapa Pekan Terakhir Ombak dan Anggin terus bertiup kencang di perairan Selat Malaka,hal ini berdampak pada Nelayan Tradisional Salah satunya Adalah Belat,Seperti pantauan salah seorang Tim Pengelola Broadband Desa Tanah Merah,yang terjun langsung ke lokasi Katanya benar dan hal ini sangat memprihatinkan ,karena Bagi Nelayan Yang ada di dusun Tanjung sari yang Bersuku Akit profesi sebagai Nelayan adalah satu-satunya Matapencaharian mereka

Jpeg
Jpeg

Berdasarkan Hasil Wawancara dengan salah seorang Nelayan tersebut ( Budin Warga Suku Akit ) Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor,katanya bukan hanya anggin dan ombak tinggi namun hal ini tidak terlepas dari Abrasi,Seperti yang di ceritakan oleh Budin pada saat musim seperti ini yakni musim anggin dan ombak mengakibatkan tanah perkebunan runtuh dan hal itu terjadi setiap hari ,tanah yang runtuh trus berserakan di pesisir pantai ini yang katanya menyebabkan udang dan ikan berkurang,menurut budin ini musibah bagi warga suku akit karena kebanyakan diantara mereka hanya memiliki belat sebagai alat Tangkap dan ini mata pencaharian satu -satunya katanya,Untuk menghentikan omabak dan anggin tidak mungkin namun iya berharap Kepada Pemerintah agar segera mengatasi masalah Abrasi ini.

Jpeg
Jpeg

Masih menurut budin hari ini mereka pasrah dengan keadaan yang ada,mudah-mudahan permasaalahan ini cepat teratasiKepala Desa Tanah Merah mengatakan hal yang sama katanya memang sangat memprihatinkan dengan kondisi saat sekarang ini  tidak sedikit perkebunan kelapa warga yang hanyut kelaut ,ada yang menagis ,bahkan frustasi,Karena setiap tahun 10-20 meter perkebunan kelapa yang hanyut kelaut dikali dengan panjang pesisir pantai 6000 m sudah berap ratus hektar kerugian masyarakat desa ini,Bukan hanya itu disebalik kerugian masyarakat juga ada kerugian negara ,bagaimana tidak seperti yang sudah di ungkapkan dibeberapa media,Desa tanah merah merupakan pulau terluar yang berhadapan langsung dengan Negara jiran Malaysia ,secara garis teritorial perbatasan suatu negara ,dengan adanya abrasi ini menguntungkan bagi negara jiran kita karana bisa memperluas wilayah laut mereka.

DCIM100MEDIA

Intinya segenap Masyarakat Desa Tanah Merah Menyimpan Harapan Yang Besar Kepada Pemerintah untuk memberikan bantuan mengatasi abrasi ini Melalui Pemerintahan desa Kepala Desa Tanah Merah Rusli Mengungapkan dia akan terus berupaya mencari bantuan kepada pemerintah untuk mengatasi abrasai yang ada didesanya.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentar & Saran Anda :