KUATNYA GELOMBANG LAUT PERPARAH ABRASI DESA TANAH MERAH

Tanah Merah.Kepulauan Meranti.Desa.id

Tanah Merah Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti,Desa ini merupakan salah satu desa yang secara Terus Menerus mengalami musibah Berupa Abrasi,Abrasi yang di alami desa ini sudah sangat Parah berdasarkan pandangan Masyarakat Setempat diperkirakan sebagai Berikut

Secara terperinci Kerugain Abrasi Di desa Ini dapat di jabarkan sebagai berikut:

  1. Satu tahun lebih kurang 40 meter tanah jatuh kelaut terkikis oleh abrasi dengan panjang pesisir pantai 6000 km jadi dapat dijabarkan sebagai berikut :
  2. Perkebunan kelapa 4000 km disepanjang bibir pantai yang setiap harinya jatuh kelaut dengan perkiraan 40 meter per tahun jadi 40 m x 4000 km = 160.000 km dijadikan dalam hektar 160.000 : 3000 = 53 hektar pertahun perkebunan tersebut jatuh kelaut dengan perhitungan kerugian sebagai berikut :
  3. Kerugian penghasilan 1 ha perkebunan kelapa menghasilkan 4000 biji buah kelapa 1 biji buah kelapa rata rata Rp. 1.500 jadi jika dikakulasikan 53 ha x 4000 biji kelapa = 212000 biji kelapa x 1.500 per biji = Rp 3.18.000.000 x 12 = 3.816.000.000
  4. Harga kebun kelapa 1 ha dihargakan Rp. 20.000.000 jika dikalikan dengan 53 ha yang jatuh kelaut = Rp. 1.060.000.000
  5. Perkebunan Kopi 2000 km yang terkikis oleh abrasi per tahun mencapai 20 m jika di kakulasikan 2000 km x 20 m = 40.000 km dijadikan dalam hektar 40.000 : 3000 = 13 ha perkebunan kopi yang terkikis oleh abrasi dengan perhitungan kerugian sebagai berikut :
  6. Kerugian penghasilan kopi 1 ha perkebunan kopi dapat menghasilkan kopi liberika 4 ton jika dikakulasikan 13 ha x 4 ton = 52 ton dengan harga per kg rata – rata 2.500 per kg jika di kakulasikan 52.000 kg x 2.500 = 1.30.000.000 per bulan x 12 bulan = 1.560.000.000
  7. Kerugian tanah perkebunan kopi 1 ha dihargakan 35.000.000 x 13 ha = 3.90.000.000
  8. Pemukiman masyarakat ada bekisar 50 buah rumah yang sudah tidak jauh dari lokasi abrasi dan ada juga yang sudah jatuh kelaut, yang hampir jatuh kelaut. Jika di hargakan kerugian yang akan di alami masyarakat untuk memindahkan rumah 1 buah rumah membutuhkan biaya 20.000.000 x 50 KK = 1.000.000.000
  9. Rumah ibadah ( Klenteng ) permanen ada 2 unit yang berada di bibir pantai dan di atas pantai jika di pindahkan membutuhkan biaya 500.000.000 per unit x 2 = 1.000.000.000
  10. Kerugian nelayan akibat abrasi ada bekisar 60 hari tidak bisa melaut dalam 1 hari para nelayan biasanya berpenghasilan Rp 100.000
  11. Nelayan jaring 223 kk x 100.000 = 22.300.000
  12. Nelayan langgen, Belat, Kelung dll 60 kk x 100.000 = 6000.000

 

Jadi Total Kerugaian Masyarakat selama 1 tahun

  1. Penghasilan kelapa : Rp. 3.816.000.000
  2. Tanah perkebunan kelapa : Rp. 1.060.000.000
  3. Penghasilan Kopi : Rp. 1.560.000.000
  4. Tanah perkebunan kopi : Rp.    000.000
  5. Pemukiman masyarakat : Rp. 1.000.000.000
  6. Rumah ibadah : Rp. 1.000.000.000
  7. Penghasilan nelayan : Rp.      300.000

Total kerugian selama 1 tahun            : Rp. 8.854.300.000

Data diatas terebut sudah jelas menggambarkan bagaimana parahnya Musibah Abrasi yang di Alami Desa Ini,Pemerintah Desa Dalam Hal ini mengatakan iyanya terus berupaya bagaimana permasalahan Abrasi Desa ini cepat Teratasi.

Hal senada juga disampaikan Oleh Ketua BPD Desa Tanah Merah Bapak SURANTO selain itu juga Suranto Mengatakan Masalah Abrasi Ini harus cepat teratasi katanya kalau tidak bisa jadi Desa Tanah merah ini tingal nama,Pada dasarnya hal ini mengambarkan keadaan nyata sebenarnya karana abrasi sudah sampai kepemukiman warga ,dimana pemukiman ini ada sekolah,ada kantor desa ,dan fasilitas Umum lainya, di prediksikan 5 tahun kedepan kantor Kepala desa yang saat ini hanya tingal beberapa ratus meter dari bibir pantai akan hilang begitu juga sarana pendidikan SD.N 14 Desa Tanah Merah,iya juga berharap agar permasaalahan ini cepat teratasi.

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentar & Saran Anda :