Angin Kencang dan Ombak Tinggi terus Menguncang Perairan Selat Malaka

Tanah Merah Kepulauan Meranti.desa.id

Desa Tanah Merah 1 Januari 2018 ,Lantaran hujan deras disertai angin kencang terus mengguyur sebagian wilayah di  Kabupaten Kepulauan Meranti terutama di wilayah Kecamatan Rangsang Pesisir Desa Tanah Merah, para nelayan desa ini enggan turun melaut karena ombak laut  sangat besar hal ini sudah berlangsung beberapa pekan terakhir.

Menurut Alimudin (45) seorang nelayan warga dusun Parit Nelayan, hujan disertai angin kencang terjadi sejak satu bulan terakhir hingga saat ini, akibatnya laut menjadi pasang akibatnya ombak menjadi besar, selain itu rentan terjadi  musibah,Jaring para nelayan Putus bahkan sampai kapal nelayan tengelam,namun selain dari musibah diatas ada musibah yang secara terus menerus terjadi apa lagi di tambah dengan ombak tinggi,yakni Abrasi,dengan intensitas curah hujan yang tinggi dan ombak laut yang tinggi hal ini juga mengakibatkan longsor.

Kerugian akibat fenomena alam tersebut sangat dirasakan para keluarga nelayan berada di pesisir Desa Tanah Merah, tepatnya di Kecamatan Rangsang Pesisir dan . Kondisi cuaca seperti saat ini memang sering terjadi atau dalam kurun waktu satu tahun sekali.

“Akibat cuaca ekstrim para nelayan urung melaut karena membahayakan jiwa,”kata Alimudin. Senin (1/1/18).

Lanjutnya, akibat tidak bisa turun melaut omatis penghasilan para nelayan hilang karena melaut merupakan rutinitas setiap hari untuk mengais rizki guna memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Untuk sementara ini terpaksa putar haluan mencari pekerjaan serabutan atau apa saja supaya bisa  mendapatkan penghasilan.

Jika cuaca sedang ekstrim dipaksakan turun melaut  sama saja bunuh diri karena   nantinya bukan mendapat ikan malah menimbulkan berbagai kerugian bahkan bisa merenggut nyawa para nelayan memaksakan diri turun melaut.

Dampak lainnya dari cuaca ekstrim juga dirasakan masyarakat pengkonsumsi ikan laut karena kalaupun ada ikan jelas harganya meroket, sehingga daya beli masyarakat menurun, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau golongan menengah kebawah.

“Mudah-mudahan kondisi cuaca kembali normal supaya tarap hidup keluarga nelayan bisa meningkatkan dan harga ikan juga kembali normal,”ucap Ali.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentar & Saran Anda :