PETANI TEBANG POHON SAWIT

Jpeg

Tanah Merah Kepulauan Meranti.desa.id

Akibat dari tidak maksimalnya hasil panen Sawit serta tidak adanya pemasaran sehinga Banyak Petani ,Desa Tanah Merah Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan MerantiĀ  propinsi Riau yang menebang pohon sawit tersebut,berbicara kerugian ini sudah jelas,para petani mengalami banyak sekali kerugian,berawal pada beberapa tahun silam banyak masyarakat desa Tanah Merah yang tergiur untuk menanam pohon sawit,namun pada saat itu mereka tidak memperhitungkan terlebih dahulu apakah struktur tanah yang ada di desa ini cocok atau tidaknya untuk di tanami pohon sawit .

Jpeg
Jpeg

Tanah Merah 26 Nopember 2017,melalui salah seorang petani yang memiliki lahan sawit tim peneglola broadband berkesempatan mewawancarainya,dari hasil wawancara iya becerita ,sudah tidak sedikit biaya yang saya keluarkan untuk pohon sawit ini katanya,mulai dari membeli bibit,proses penanaman,biaya perawatan ,pupuk dan lain-lain sampai sekarang mau di tebang juga mengeluarkan biaya.

Hal ini sempat menjadi simalakama dikarenakan sejak bebeapa tahun terakhir pada intinya sejak sawit ini bisa dipanen belum pernah mendapatkan hasil yang maksimal,jangankan untung bahkan malah mengalami kerugian karena biaya proses panen tidak sesuai dengan hasil,para petani sudah melakukan berbagai cara untuk bagai mana pohon-pohon sawit ini bisa berbuah maksimal,mulai dari memberi pupuk sampai perawatan lainya ,namun hal ini sama sekali tidak membuahkan hasil,sehinga yang menjadi pilihan terakhir ada menebangnya.

Jpeg

walaupun menebag pohon ini kembali mengakibatkan para petani megeluarkan biaya,namun hal ini akan berdampak positif bagi pohon kelapa,masih menurut salah seorang petani yang memilki lahan sawit,katanya dengan di tebangnya pohon sawit ini pohon kelapa akan kembali bisa berbuah maksimal,seperti yang telah dilakukan para petani yang telah dahulu menebag pohon tersebut.

Jpeg

Namun sampai ditebitkan berita ini masih ada juga para pemilik lahan sawit yang bertahan belum menebag pohon tersebut,ditaksirkan untuk satu jalur lahan sawit biaya yang dikeluarkan selama ini katanya mencapai puluhan juta rupiah,belum lagi mendapatkan hasil ,ee malah rugi,sambil bercanda iya mengatakan,iya juga mengatakan ini pengalaman bagi kami agar kedepannya tidak lagi terburu-buru dalam membuat keputusan,karena pada saat itu katanya ada juga diantara petani yang sanggup menebang pohon kelapa untuk di tanam pohon sawit.

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentar & Saran Anda :