Masyarakat Tanah Merah Berharap Agar Pembanguna Hybrid Engeneering Bisa Dilaksanakan Secepatnya

Tanah Merah Kepulauan Meranti 18 Juli 2017

 

Abrasi Pantai Desa Tanah Merah Sudah Masuk Ke lepel Gawat Darurat,Seperti Yang Terjadi Beberapa Waktu yang lalu Hampir 1 Ha Daratan Yang berada di bibir pantai desa Tanah Merah Ambruk Kelauat,Alhamdulilah hal ini langsung mendapat Tanggapan Pemerintah Pusat Melalui  Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) Rencananya Kementrian Kelautan Akan Membangun Penangkal Abrasi dengan Istilah Hybrid Engeneering  Sepanjang 2 km di Pesisir Pantai Desa Tanah Merah.

Jpeg

Dalam Hal Ini Kepala Desa Tanah Merah RUSLI Juga sudah di undang untuk melaksanakan Study Banding di Demak dan Kota Semarang Dimana Lokasi Penagkal Abrasi ( Hybrid Engeneering) Itu sudah dilaksanakan agar bisa melihat langsung cara dan pemanfaatan program tersebut,Beberapa Waktu Yang Lalu Juga Sempat Hadir Staf Kementrian Pusat dan Propinsi yaitu Ibu Yuli,Untuk Melihat langsung Kondisi Abrasi Desa Tanah Merah,Selang Beberapa Pekan Setelah Itu Diadakan Penelitian dari Kementrian Kelautan Dan Prikanan Alhamduliah Program Hybrid Engeneering layak untuk dilakukan di desa Tanah Merah

Berdasarkan Informasi dari Kepala Desa Proses Pembangunan Hybrid Engeneering itu sudah tahap Pelelangan Tender Di Pusat karna katanya berdasarkan informasi kemaren Pembangunan tersebut mengunakan anggaran Tahun 2017,Untuk Itu masyarakat Desa Tanah Merah Mengucapkan Terimakasih yang terhingga kepada Pemerintah Pusat Dalam Hal Ini kementrian Kelautan Dan Prikanan yang telah menangapai Keluhkesah Masyarakat Mengenai Abrasi Tersebut dan Membantu Mengatasinya.

Namun Masyarakat Desa Tanah Merah juga sangat berharapa kepada Kementrian Kelautan Dan Prikanan untuk Bisa melaksanakan program tersebut secepat Mungkin karna katanya tidak lama lagi masuk Musim Selatan Dimana Ombak Tinggi dan anggin kencang mereka kawatir abrasi desa Tanah Merah ini semangkin Parah dan menambah kerugian Masyarakat semangkin banyak.

Akibatnya, sebagian besar wilayah pesisir hilang karena terendam air laut. Kerusakan paling parah oleh abrasi ini terjadi di Tiga Dusun Yaitu Dusun Tanjung Sari,Permai Dan Tunas Muda Panjang Pesisr Pantai Desa Tanah Merah Yang Mengalami Kerusakan tersebut berkisar 6 Km. Pemerintah Desa Tanah Merah Juga Memberi apresiasi setinggi tingginya kepada Kementrian Kelautan Dan Prikanan terhadap Langkah penyelamatan Yang dilakukan tersebut.,

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentar & Saran Anda :