NELAYAN MUSIMAN KEMBALI MENDAPAT BERKAH

Tanah Merah Kepulauan Meranti 5 Juli 2017

Senyum semerbak di balik kelelahan Para Nelayan Musiman Desa Tanah Merah,Pasalnya dalam beberapa hari ini para Nelayan Musiman sibuk dengan Musim menagkap udang Ebi,Menurut salah seorang Nelayan Bapak Marzuki 47 Tahun Tahun ini lumayan banyak udang Ebi nya katanya,Alhamdulilah banyak yang dapat ,perhari ada yang sampai dapat 4-10 Kg sudah di keringkan .

Dengan harga jual yang lumayan tinggi ada yang penampung membeli dengan harga Rp 25.000 ada yang 26000 ada yang 24000,namun katanya musim udang ebi ini dalam satu bulan tidak lah setiap hari ada ,paling bisanya dalam 1 Minggu ,selainya kalau pun ada hanya 1-2 Kg gitu katanya.

 

Ketika di tanya apa saja yang menjadi kendala,yang menjadi kendala paling besar itu adalah kondisi alam ,soalnya semua pengerjaanya masih dilakukan secara manual,pertama masalah pengeringan ,pengeringan kita masih mengunkana cahaya matahari kalau hari tidak panas udang yang kita dapat tidak bisa di jemur dan berakibat busuk,kalau dah busuk susah lagi untuk mengolahnya,paling bisanya bisa di buat terasi.

Dia juga bercerita sampai kepada cara mengkap udang ebi,udang ebi ditangkap dengan mengunakan Sungkur ( Langin dengan pobe yang bermata kecil ) dengan cara di dorong sepanjang laut setelah dapat di bawa ketempat penjemuran setelah kering langsung di jual ke penampung,

Dia Berharap kedepanya ada semacam mesin penegring udang ebi tersebut agar tidak ada lagi nelayan yang menagkap udang ebi hanya dapat capeknya saja ,karna tak hayal kalau udang ebi tersebut sedang di jemur tertimpa hujan ,Udang tersebut tidak bagus lagi dan tidak bisa di jual.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentar & Saran Anda :