TANAH MERAH DAPAT BANTUAN PROGRAM HYBRID ENGINEERING

Tanah Merah Kepualauan Meranti 04-07-2001

Beberapa Waktu Lalu Staf Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia hadir didesa Tanah Merah melihat Langsung Kondisi Abrasi yang berada di wilayah ini,Kondisi Abrasi yang sangat memprihatikan ini langsung mendapat tanggapan positif,dari pihak kementrian tersebut,sehingga beberapa kali mereka mengada kan penelitian,program penangkal abrasi jenis apa yang cocok untuk menagani abrasi di desa Tanah Merah ini,sehingga Program struktur hybrid atau dikenal dengan istilah HE (hybrid engineering) lah yang akan di laksanakan di desa Tanah Merah,

Kepala Desa Tanah Merah  bersama dengan kepala dinas Kelautan dan Prikanan Kabupaten Kepulauan Meranti juga sempat di undang untuk melihat langsung program hybrid engineering tersebut yang berlokasi di Propinsi Jawa Tengah Kabupaten Demak.Menurut kepala desa Rusli berdasarkan informasi terakhir  yang iya terima program hybrid engineering akan dilaksanakan pada tahun ini yakni tahun 2017 katanya ini sudah tahap pelelangan dalam wacana program ini akan di bangun sepanjang 2 KM Di pesisir pantai desa Tanah Merah kita sudah bersukur katnaya walaupun belum terbantu sepenuhnya karna panjang pesisir pantai desa Tanah Merah 6 KM mudah-mudahan program ini bisa berlanjut di tahun yang akan datang katanya,iya juga mengajak mari sama-sama kita berdoa mudah-mudahan program ini cepat terlaksana tiada kenadala apa pun,mengingat abrasi di desa ini sudah sangat memprihatinkan. iya juga menjelaskan apa itu program (hybrid engineering)

berdasarkan  kunjungan lapangan kemaren katanya di kawasan rehabilitasi pesisir pantai utara jawa  Dilokasi rehabilitasi pesisir yang diberdayakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan di daerah Semarang dan Demak selain daripada pemanfaatan teknologi Hybrid Engineering, masyarakat dapat menanam hutan mangrove untuk menanggulangi pengikisan pasir di sepanjang


Program struktur hybrid atau dikenal dengan istilah HE (hybrid engineering) merupakan salah satu alternatif dalam mengatasi kerusakan pesisir dari abrasi. Struktur ini dirancang permeable dengan kayu atau bambu secara perlahan tapi pasti mengembalikan tanah yang terabrasi.

Rekayasa hybrid menggabungkan struktur permeable (pemecah gelombang sekaligus penangkap sedimen pasir) dan penanaman mangrove. Setelah proses erosi berhenti dan pantai mulai pulih, dilanjutkan dengan restorasi mangrove. Pada tahap ini bibit mangrove tidak hanyut terbawa arus. Mangrove berperan penting memecahkan gelombang dan menjaga pesisir dari abrasi dalam jangka panjang.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentar & Saran Anda :