KURANGNYA AKSES PEMASARAN SAWIT

Jpeg

Tanah Merah 14 Mei 2017

Kini masyarakat Desa Tanah Merah Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti,  benar-benar di ambang kesulitan, bayangkan saja, Ibarat Kata Pepatah sudah jatuh tertimpa tangga,Hal ini bermula beberapa tahun yang lalu ,banyak masyarakat desa Tanah Merah yang tergiur untuk menanam Sawit,Tanpa memikirkan struktur Tanah Dan Tempat Pemasaran Sehinga Pada hari ini banyak diantara mereka yang menebang pohon sawit tersebut,hal ini dikarenkan kuantitas buah sawit tidak begitu lebat walau sudah di coba di beri berbagai pupuk,ditambah lagi dengan pemasaranya yang sangat sulit,sehinga harga  Tandan Buah Segar (TBS)  lebih mahal lagi satu bungkus kerupuk.

Jpeg

Selain sawit karet juga banyak yang ditebang ,ketika di komfirmasi kepada salah seorang petani yaitu bapak Mahfud,apa penyebab menebang pohon karet tersebut,ia menceritakan secara penjang lebar ,diantaranya dikarenakan kuantitas karetnya tidak begitubanyak,dan sewaktu menanam dulunya itu dilahan pohon kelapa,sehinga pada hari ini kelapa tersebut banyak yang tidak berbuah,hal ini disebabkan kalah oleh pohon karet,sedangkan hasil yang paling diharapkan yaitu buah kelapa,sehinga sekarang ini mau tak mau katanya harus membuat pilihan,bertahan dengan pohon karet ataupun pohon kelapa.

Jpeg

Berdasarkan pengamatan penulis memang banyak masyarakat pada hari ini yang menabang pohon karet dan kelapa sawit,rata-rata ketika ditanya permasaalahan mereka sama.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentar & Saran Anda :