Udang Pepai Menjadi salah satu Penghasilan Musiman di Desa Tanah Merah

Tanah Merah 08 Mei 2017. Tanah Merah Bisa dikatakan Desa Nelayan, Karena Mayoritas Masyarakat Didesa Tanah Merah ini Bekerja sebagai Nelayan, Berbagai jenis makanan laut yang ditangkap, mulai dari ikan, udang, siput, ketam, udang pepai dan lain – lain. begitu juga udang pepai ini, udang pepai ini bisa dikatan udang yang jarang ditemui ditempat-tempat lain, karena jenis udang ini kecil dan rasanya enak , Didesa Tanah Merah biasanya nelayan setempat panen udang pepai yaitu sekitar 6 bulan sekali, tergantung cuaca dan kondisi alam.

Ketika musim udang pepai ini datang,, banyak sekali masyarakat Didesa tanah merah menangkapnya dengan menggunakan alat tangkap yaitu sondong/langgen. dan hasilnya sangat memuaskan, udang ini dijemur lagi baru dijual ke agen-agen atau ke kedai kedai setempat, ada juga pembeli yang datang langsung kerumah Nelayan untuk membeli udang pepai ini.

Ada juga pembeli yang datang untuk membeli Udang Pepai langsung pada nelayan, tentunya mereka memilih membeli langsung pada nelayan karena harganya yang jauh lebih murah dibandingkan membeli di pasar. Udang Pepai pun masih segar dan pembeli dapat memilih Udang Pepai yang diinginkan. Tanpa menawar, harganya pun sudah sesuai dengan yang diinginkan pembeli.

Terkadang, pembeli yang membutuhkan Udang Pepai dalam jumlah yang cukup banyak, mereka memesan borongan kepada nelayan untuk dicarikan di laut. Namun permintaan itu pun perlu dipertimbangkan oleh nelayan, mengingat hasil tangkapan di laut yang tidak menentu. Apalagi jika di Udang Pepai ini datangnya secara musiman, udang pepai ini biasanya dijual  1 kg seharga Rp. 40.000 tergantung kondisi udangnya dan tergantung kondisi banyak dan sedikit udang yang panen.

 

 

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentar & Saran Anda :