PETANI DESA TANAH MERAH TERANCAM HILANG MATA PENCAHARIAN

Foto 1. Kondisi Dermaga Hancur Karena Gelombang Besar atau Abrasi

tanahmerah_kepulauanmeranti.desa.id 17 Februati 2017

Desa Tanah merah kecamatan rangsang pesisir kabupaten kepulauan meranti propinsi riau secara geografis wilayah dataran dan Kepulauan yang berbatasan langsung dengan Nengara tetangga (Malaysia) dan terletak di sebelah selatan selat Melaka , sebagai desa yang berada di daerah kepulauan,  sumber mata pencarian masyarakat Nelayan dan Petani. Permasalahan di Desa Tanah Merah ketika musim angin utara setiap tahunnya angin kencang dan ombak besar Selat Melaka melanda Desa yang mengakibatkan Abrasi Pantai 20-30M pertahun, seperti yang terjadi dalam Minggu-minggu ini baru dalam hitungan hari sudah mencapai 5-6 Meter  dan ini sudah terjadi puluhan Tahun yang lalu.Sehingga daratan yang terkikis oleh ombak di perkirakan mencapai +_800 M X 6000 M atau lebih kurang 480 ha,jika dikakulasikan dalam Rupaih harga perkebunan kelapa didesa tanah merah 1ha x 75.000.000= Rp.36.000.000.000 .

13692508_145513272544821_6010454839492583217_n[1]bubur

Sejak beberapa tahun yang lalu ABRASI INI SUDAH Menjadi momok bagi masyarakat desa Tanah Merah,Bukan hanya itu dengan adanya abrasi ini juga merugikan NKRI Karna luas wilayah semankin hari semankin berkurang karana pulau ini berbatasan denagan negara Malaysia.

UGH

Foto 1. Kondisi Dermaga Hancur Karena Gelombang Besar atau Abrasi
Foto 1. Kondisi Dermaga Hancur Karena Gelombang Besar atau Abrasi

Ketika kami menemui salah seorang Petani Kelapa Desa Tanah Merah Bapak Mahfud Bercerita Panjang Lebar TENTANG abrasi ,katanya abrasi ini merupakan Bencana Alam yang setiap harinya dialami oleh desa Tanah Merah,dia juga bercerita sudah banyak upaya yang dilakukan oleh pemdes dan masyarakat untuk menangulangi abrasi ini seperti penanaman pohon mangrop ,namun usaha ini hanya sia-sia karan ganasnya gelombang yang menghempas pesisir pantai ,diperparah dengan Kondisi tanah desa Tanah merah yaitu Tanah Gambut yang sangat rentan pecah dan ambruk jika diterpa gelombang.

Pada intinya Mewakili masyarakat desa Tanah Merah  BAPAK Mahfud berharap agar ABRASI Didesa Tanah Merah cepat teratasi dan dapat perhatian khusus dari pemerintah,karena hari ini Petani kelapa desa Tanah Merah Terancam hilang Mata Pencaharian karena Perkebunan Kelapa Mereka hanyut kelaut.

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentar & Saran Anda :