Kopi Arabika Tanah Merah

             Kopi Arabika merupakan salah satu sumber pendapatan  bagi masyarak desa Tanah Merah Kec Rangsang Pesisir Kab Kepulauan Meranti dimana di daerah ini kopi tumbuh sangat subur karna desa tanah merah berada  pada koordinat lintang utara-selatan (N) 1.150277778 dan Timur barat (E) 102.7908333 Dataran rendah dengan curah hunjan yang maksimal,.dikarena kan  Kondisi geografis tersebut lah desa Tanah Merah sangat sesuai untuk budidaya kopi Arabika. Masyarakat Desa Tanah Merah telah membudidayakan kopi Arabika secara turun temurun. Mereka bertanam kopi Arabika di bawah pohon Kelapa, ada yang mengunakan pupuk dan ada yang secara alami, dan tanpa menggunakan pestisida sintetik, serta proses pempetikan dilakukan secara  selektif (hanya buah masak).seperti terlihat pada gambar

proses-pemetikan-kopi

              Dari proses penanaman sampai kepada pemetikan sampai kepada proses pengolahan semuanya dilakukan masyarakan dengan mengunakan peralatan seadaanya tanpa pupuk yang berlebihan dan tanpa pengawet hal ini lah yang membuat kopi arabika desa tanah Merah ini mempunyai cita rasa alami .seperti terlihat pada gambar diatas petani kopi memetik kopi secara selektif hanya memilih buah yang sudah masak..kemudian kopi yang sudah dipetik tersebut ( kopi jambu) di oleh mengunakan mesin untuk memisahkan antara biji kopi dan kulitnya .terlihat pada gambar.

kopi-yang-baru-di-petik

proses-pemesinan-biji-kopi     proses-pengolahan-kopi

               Setelah kopi tersebut di mesin maka akan terpisah antara biji kopi dan kulitnya baru lah biji kopi tersebut bisa di produksi untuk dijadikan serbuk kopi..namun sayangnya karna kerterbatasan peralatan kopi tersebut tidak bisa di olah didesa tanah merah ,kopi-kopi yang sudah siap untuk di produksi ini harus di jual kedesa tetangga mau pun kepenampung untuk di jual keluar daerah baik lokal mau pun manca negara.

kopi-yang-sudah-di-olah

                   seperti terlihat pada gambar kopi-kopi yang sudah di olah tersebut kalau pun di jadikan kopi serbuk hanya sebagian kecil karna mengingat peralatan yang sederhana dan proses pemasaran yang terbatas.

untuk kedepan masyarakat desa Tanah Merah berharap ada perhatian dari pemerintah untuk memberikan penyuluhan serta bantuan alat produksi serta jaringan pemsaran agar petani kopi desa tanah merah dapat meningkatkan sumber pendapatan dan dapat menaikan taraf hidup,sebagai informasi harga kopi biji jambu ( kopi yang baru di petik selalu fluktuasi ,kadang tinggi kadang rendah sekarang per kilogram hanya Rp.2100.

Facebook Comments

2 Comments

Komentar & Saran Anda :