CUACA BURUK HASIL TANGKAPAN NELAYAN DESA TANAH MERAH BERKURANG

Hasil tangkapan nelayan di wilayah Desa Tanah Merah Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti, mengalami penurunan akibat cuaca buruk yang sudah berlangsung sejak beberapa pekan terakhir.

“Cuacanya buruk dan tangkapan ikan juga sangat menurun. Banyak nelayan yang memilih tidak melaut,” kata seseorang nelayan ( Pak Ali ), di Tanah Merah, Kamis 01 Desember 2016.

Ia mengatakan biasanya saat cuaca normal, nelayan di wilayah Desa Tanah Merah, khususnya nelayan di Desa Tanah Merah, agak lumayan juga hasil tangkapan.

“Tapi sekarang, di tengah cuaca buruk, pendapatan itu sangat minim. Bahkan ada yang langsung pulang, karna cuaca buruk dan gelombang deras,” katanya.

Atas kondisi itu, para nelayan di Desa Tanah Merah memilih untuk tidak melaut. Mereka hanya mengisi waktu dengan memperbaiki alat tangkap dan perahunya masing-masing.

img_20160408_083300

Kepala Desa Tanah Merah ( Rusli ) mengatakan kondisi cuaca buruk yang mengakibatkan nelayan tidak melaut itu sudah berlangsung satu bulan.

Ia memperkirakan, kondisi cuaca buruk di wilayah Desa Tanah Merah Kec. Rangsang Pesisir diperkirakan akan berlangsung hingga beberapa bulan  kedepan.

Atas hal tersebut dihimbau agar nelayan tidak memaksakan untuk melaut, karena bisa mengancam keselamatan,karna Setiap tahun selalu saja ada korban jiwa Oleh karena itu ia tidak ingin korban jiwa bertambah lagi

“Saya berharap kegiatan di laut bisa dikurangi, jika perlu tidak usah dulu melaut sampai musim Utara lewat. Karena saat musim utara ini, gelombang laut semakin meningkat dan tinggi,” kata Pak Kades.
Rusli  juga mengharapkan agar pembentukan Pos Basarnas di wilayah Kepulauan Meranti agar bisa ditindak lanjuti. Sebab daerah yang seluruh wilayahnya berpulau
Untuk diketahui, musim utara terjadi mulai terjadi pada November dan akan berakhir pada Februari.

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentar & Saran Anda :