” ANGIN RIBUT ROBOHKAN RUMAH WARGA YANG BERADA DIPESISIR PANTAI DI DESA TANAH MERAH “

” ANGIN RIBUT ROBOHKAN RUMAH WARGA YANG BERADA
DIPESISIR PANTAI DI DESA TANAH MERAH  “

 

lagi lagi masalah abrasi dan angin ribut yang tak terbendung, bertepatan
dengan hari raya imlek angin ribut ikut serta merayakan nya, dengan merobohkan
rumah warga yang berada di sekitar pesisir pantai dan juga menghanyutkan
beberapa tanaman yang berada disekitarnya contohnya seperti pohon kelapa, api –
api, dan lain lain. rasa suka cita disaat perayaan hari raya imlek berubah
menjadi rasa duka cita karena ada rumah masyarakat tionghoa yang hanyut dan
roboh di hantam gelombang.

dengan tidak adanya turap dan tanaman bakau untuk menahan kencangnya ombak
( gelombang ) membuat beberapa rumah, perkebunan, serta kapal pompong nelayan
turut merasakan akibatnya di saat angin kencang serta gelombang yang mengerikan
ini datang membuat masyarakat di desa tanah merah ini resah dan seolah – olah
yang datang ini adalah penderitaan kenapa dikatan demikian karna sudah banyak
rumah, perkebunan, kapal pompong nelayan yang menjadi korban ombak dan
gelombang ini. setiap tahunnya abrasi pantai semakin menggila reruntuhan tanah tidak
teratasi tanaman/perkebunan warga menghilang. dengan demikian membuat hasil
perkebunan masyarakat di desa tanah merah ini semakin berkurang otomatis
ekonomi masyarakat di desa tanah merah ini semakin melemah 

untuk itu kami mohon kepada pemerintah atasan untuk ikut serta dan ambil
peduli dalam masalah ini kata Andika salah seorang pemuda yang ikut menyaksikan
ombak yang menghanyutkan/merobohkan rumah warga.

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Komentar & Saran Anda :